Tanamkan Nilai-Nilai Keimanan Anak Sejak Dini

Kamis 26 Rabiulakhir 1435 / 27 Februari 2014 03:00



“IMAN adalah mutiara di dalam hati manusia
yang meyakini Allah Maha Esa Maha Kuasa
Iman tak dapat diwarisi dari seorang ayah yang bertakwa
Ia tak dapat di jual beli, namun tiada jua dimiliki
jika tidak kembali pada Allah 3x”
BEGITULAH kira-kira penggalan lagu dari salah satu grup nasyid. Dari penggalan lirik tersebut bisa kita tafakuri bahwa iman memang merupakan sesuatu yang tidak dapat diwarisi dari ayah maupun ibu, tidak dapat dijual beli, dan tidak dapat dimiliki kecuali jika kita kembali pada Allah.
Sebagai orangtua yang baik, tentunya Anda harus dapat menanamkan nilai-nilai keimanan sejak dini pada buah hati anda. Jika tidak dididik sejak dini, maka kapan lagi anak Anda akan menyadari akan pentingnya iman? Toh jika Anda beriman, belum tentu anak Anda akan mewarisi keimanan Anda. Untuk itu, berikut ada beberapa tanggung jawab orang tua atas pendidikan keimanan anak.
Pertama, memulai kehidupan anak dengan mengucapkan kalimah tayyibah. Rasulullah saw bersabda: “Bacakanlah kepada anak-anak kamu kalimat pertama Laa ilaaha illallaah (tidak ada Tuhan selain Allah).” Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar kalimat tauhid adalah kalimat pertama yang didengar dan diucapkan anak.

Di Saudi Turun Salju; Tanda Jelas Akhir Zaman?

Jumat 28 Safar 1434 / 11 Januari 2013 05:32


SESUATU yang janggal terjadi Rabu (9/1/2013) di Arab Saudi. Worldbulletin menurunkan berita bahwa Tabuk—salah satu lokasi perang yang terjadi di zaman Rasulullah—diguyur salju yang sangat lebat, setelah beberapa jam lamanya dihantam badai yang sangat dahsyat.
Seperti diketahui, Arab Saudi merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas. Matahari bersinar sepanjang hari. Turunnya salju menjadi suatu fenomena alam yang langka.
Penduduk Tabuk dan juga orang-orang yang datang dari daerah lain menikmati hujan salju yang jarang terjadi itu. Jalan-jalan terutama yang menuju Gunung Alluz dipenuhi oleh kendaraan bermotor.
Para petugas keamanan, pengatur lalulintas, serta pertugas kesehatan diterjunkan ke berbagai tempat berbeda guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur lalulintas jalan raya Tabuk Brig. Muhammad bin Ali An-Najjar memperingatkan para pelancong agar berhati-hati saat berkendara di atas jalan yang terjal dan licin di daerah pegunungan. Dia juga meminta mereka agar mematuhi batas kecepatan dan menghubungi petugas jika memerlukan bantuan atau informasi.
Jurubicara dari Kantor Pertahanan Sipil di Tabuk Brig. Mamduh al-Enizi menasehati agar pelancong menjauhi lembah dan jalur banjir, tidak naik ke tempat tinggi dan tempat-tempat yang ditutupi salju.
Departemen Kesehatan di Tabuk menerjunkan kendaraan-kendaraan ambulan yang berperalatan lengkap di daerah-daerah tersebut.

RENUNGAN MENJELANG TIDUR



Seberapa jauh kita melangkah, akan sampai pada suatu tujuan
Seberapa kuat diri kita, akan sampai pada suatu kelemahan
Seberapa pintarnya diri kita, akan sampai pada suatu kebodohan
Seberapa banyak gelar kita, akan sampai pada suatu gelar almarhum/ah
Seberapa tinggi jabatan kita, akan sampai pada suatu purna jabatan
Seberapa kuat hafalan kita, akan sampai pada suatu saat kepikunan
Seberapa gagah diri kita, akan sampai pada suatu saat keloyohan
Seberapa banyak penggemar kita, akan sampai pada suatu kebosanan

Apalagi yang harus kita banggakan di dunia fana ini ?
Apalagi yang harus kita sombongkan di dunia fana ini ?
Apalagi yang harus kita pertahankan di dunia fana ini ?

SELAIN KITA PERSIAPKAN BEKAL MENUJU ALAM YANG ABADI DAN HAKIKI .....