Bagaimana mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah itu ?


 
Untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah perlu melalui proses yang panjang dan pengorbanan yang besar, diantaranya:
1.      Pilih pasangan yang shaleh atau shalehah yang taat menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasulullah SWT.
2.      Pilihlah pasangan dengan mengutamakan keimanan dan ketaqwaannya dari pada kecantikannya, kekayaannya, kedudukannya.
3.      Pilihlah pasangan keturunan keluarga yang terjaga kehormatan dan nasabnya.
4.      Niatkan saat menikah untuk beribadah kepada Allah SWT dan untuk menghidari hubungan yang dilarang Allah SWT
5.      Suami berusaha menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami dengan dorongan iman, cinta, dan ibadah. Seperti memberi nafkah, memberi keamanan, memberikan didikan islami pada anak istrinya, memberikan sandang pangan, papan yang halal, menjadi pemimpin keluarga yang mampu mengajak anggota keluaganya menuju ridha Allah dan surga -Nya serta dapat menyelamatkan anggota keluarganya dario siksa api neraka.
6.      Istri berusaha menjalankan kewajibannya sebagai istri dengan dorongan ibadah dan berharap ridha Allah semata. Seperti melayani suami, mendidik putra-putrinya tentan agama islam dan ilmu pengetahuan, mendidik mereka dengan akhlak yang mulia, menjaga kehormatan keluarga,

Cara Menghitung Masa Subur Wanita Agar Cepat Hamil

 
Kehamilan akan datang menjadi lebih indah apabila setiap pasangan suami istri mengetahui dengan pasti kapan masa subur itu datang dan bagaimana merencanakan kehamilan untuk mempersiapkan sang buah hati lahir ke dunia dengan ceria.

Masa Subur Wanita Saat ini dapat dengan mudah diketahui dari tanda-tanda fisik yang terlihat maupun dengan bantuan alat kesehatan penunjang pemeriksaan kehamilan yang dijual bebas di apotik. Masa subur wanita menurut dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS adalah ketika wanita sedang masuk masa subur  itu dalam keadaan siap melepas sel telur yang telah matang yang siap dibuahi oleh sel  sperma pria. Untuk diketahui bahwa wanita akan mengalami perubahan komposisi hormon estrogen dan progesteron  secara signifikan  terlihat pada  air liur, air seni, dan suhu tubuh.

Ciri dan Tanda  Fisik Masa Subur Wanita 

Air Seni. 
Alat kesuburan ini seperti alat tes uji kehamilan. Cukup teteskan air seni Anda dipagi hari kemduian lihat beberapa saat, bila masuk masa subur maka alat tersebut akan menunjukkan tanda masuk waktu subur. Itulah saat yang tepat untuk melakukan konsepsi atau hubungan suami istri. Tingkat keakuratannya cukup tinggi, sekitar 90-95%. Sayangnya alat ini hanya  sekali pakai. 

Kemuliaan Seorang Ibu


Saat engkau lahir ke dunia,tali pusarmu di potong.

Tapi bekas tali pusar itu tetap ada di tubuhmu.

Agar engkau selalu ingat dengan sosok perempuan luar biasa yang memberimu makanan melalui tubuhnya. "

Nasehat Pernikahan

 

1. KETIKA AKAN MENIKAH. Janganlah mencari
isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita.
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi
anak-anak kita

2. KETIKA MELAMAR. Anda bukan sedang
meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi
meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si
gadis
3. KETIKA AKAD NIKAH. Anda berdua bukan
menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah
di hadapan Allah
4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN. Catat dan hitung
semua tamu yang datang untuk mendoakan
anda, karena anda harus berfikir untuk
mengundang mereka semua dan meminta maaf
apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena
menyia-nyiakan doa mereka
5. SEJAK MALAM PERTAMA. Bersyukur dan
bersabarlah. Anda adalah sepasang anak
manusia dan bukan sepasang malaikat

Strategi Muhammad Al-Qasim Menaklukkan India


Ketika Muhammad al-Qasim, yang usianya belum genap 18 tahun, menerima tugas untuk menaklukkan Semenanjung India, dia mengajukan syarat kepada al-Hajjaj bin Yusuf at-Tsaqafi. Syarat itu adalah:
1-       Pasukan harus dipersiapkan dan dibekali dengan sempurna, sehingga perjalanan penaklukan ke Semenanjung India tidak terhenti. Al-Hajjaj pun membekalinya dengan 6.000 pasukan yang dibekali dengan logistik lengkap.
2-     Pasukan darat didukung dengan angkata laut, agar serangannya bisa dilakukan serentak melalui dua arah sekaligus. Al-Hajjaj pun sejutu.

Tips Agar Anak Hafal AL-Qur'an


Anak balita mempunyai pikiran yang jernih dan pemahaman yang masih fitrah, maka ajarkanlah mereka aqidah dan manhaj yang benar. Didik mereka dengan membiasakan mereka menghafal, terutama menghafal al qur'an. Berikut adalah sebuah tips yang disampaikan oleh Syeikh kita Abu Hudzaifah semoga Allah menjaganya mengajarkan kepada anak-anak didiknya secara tidak langsung, dan cara ini terbukti karena beginilah ulama-ulama salaf mendidik anak-anak mereka.
1. Metode Menghafal
Menghafal pada anak-anak bagaikan batu yang terukir, apabila tulisan telah terukir pada sebuah batu, maka akan susah untuk menghapusnya. Caranya dengan membacakan kepada anak dalam satu hari 1 ayat al qur'an dan suruh anak-anak untuk menglangnya. Teruskan sampai 20x kali baca dan anak menirukan, sebagai contoh: anda membaca surat An-nas ayat pertama "qul a'udu birabbinas" dan anak menirukan apa yang bapak dan ibu bacakan. Diusakan 20x atau 50x.

9 Manfaat Minum Air Putih Saat Perut Kosong di Pagi Hari


Air putih merupakan salah satu minuman segar dan sangat baik untuk kesehatan bagi seluruh anggota tubuh Anda. Tak bisa di bayangkan, jika tubuh kekurangan cairan atau air putih dalam jangka waktu yang relatif lama. Haus adalah salah satu respon tubuh yang membutuhkan asupan cairan dalam waktu segera. Berdasarkan faktanya, seluruh organ tubuh manusia membutuhkan cairan atau air dalam jumlah yang cukup untuk menunjang berbagai aktivitas yang dilakukan. Waktu terbaik untuk mulai mencukupi kebutuhan air putih adalah pagi hari setelah kita bangun tidur. Mengapa?
Karena pagi hari tubuh kita terbangun dari istirahat dan proses pemulihan semalaman. Namun selama itu pula kita kehilangan banyak cairan. Jadi, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air putih begitu bangun tidur. Selain itu, masih ada sembilan manfaat di bawah ini yang perlu Anda ketahui.
1. Kulit Jadi Berkilau
Karena mengonsumsi air putih bisa membantu kita merontokkan racun di dalam tubuh, maka kulit pun jadi tidak kusam lagi. Bahkan konsumsi air putih setiap pagi setelah bangun tidur bisa membantu membersihkan racun dalam darah sehingga wajah kita bersemu cantik dan berkilau.

Membentak Akan Membunuh Sel Otak Anak

(Fakta dan Rahasia yang tidak banyak diungkap)


"Tahukan Anda di dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang siap tumbuh. Satu bentakan atau makian mampu membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga. Satu cubitan atau pukulan mampu membunuh lebih dari 10 milyar sel otak saat itu juga. Sebaliknya 1 pujian atau pelukan akan membangun kecerdasan lebih dari 10 trilyun sel otak saat itu juga."
Dari beberapa artikel dan penelitian disebutkan bahwa, satu bentakan merusak milyaran sel-sel otak anak kita. Hasil penelitian Lise Gliot, berkesimpulan pada anak yang masih dalam pertumbuhan otaknya yakni pada masa golden age (2-3 tahun pertama kehidupan, red), suara keras dan membentak yang keluar dari orang tua dapat menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh. Sedangkan pada saat ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui, rangkaian otak terbentuk indah.

Perintah Cepat Dalam Mengoperasikan Microsoft Word


B L O K
Perintah-perintah dalam word khususnya pulldown menubar (menu jika
mengklik seperti file, edit, view, dll) sering kita gunakan jika kita mengetik.
Pada dasarnya semua itu bisa kita persingkat dengan menekan "ctrl" ataupun
tombol kombinasi pada keyboard misalnya diikuti karakter huruf. Huruf yang
menjadi bawaan word 2003 biasanya berupa inisial pertama dari perintahperintah
yang ingin dikerjakan.
Misalnya Copy (mengkopi) menggunakan Ctrl C, Italic (miring)
menggunakan Ctrl I, dll. Semua perintah untuk teks yang dikenakan biasanya
di blok terlebih dahulu. Cara blok menggunakan keyboard ada berbagai
macam cara, tempatkan terlebih dahulu kursor pada teks yang akan di blok
kemudian :
1. "Shift dan Anak Panah Kanan / Kiri", untuk blok beberapa karakter.
2. "Ctrl, Shift dan Anak Panah Kanan / Kiri", untuk blok kata per kata.
3. "Shift dan Anak Panah Atas / Bawah", untuk blok baris per baris.
4. "Ctrl, Shift, dan Anak Panah Atas / Bawah", untuk blok paragraf per
paragraf.
5. "F8 dan Anak Panah", untuk blok mulai dari kursor, setelah itu diikuti
dengan F9.
6. "Ctrl A", untuk semua teks di file tersebut.

ANAKMU MENGENALKAN SIAPA DIRIMU Negatif - Positif




1. Jika anakmu BERBOHONG,itu
karena engkau MENGHUKUMNYA
terlalu BERAT.

2. Jika anakmu TIDAK PERCAYA
DIRI,itu karena engkau TIDAK
MEMBERI dia SEMANGAT

3. Jika anakmu KURANG
BERBICARA,itu karena engkau TIDAK
MENGAJAKNYA BERBICARA

4. Jika anakmu MENCURI,itu karena
engkau TIDAK MENGAJARINYA
MEMBERI.


5 Kebiasaan yang Menyebabkan Perut Buncit


Rajin berolaraga mungkin menjadi pilihan banyak orang untuk menurunkan berat badan. Namun, untuk menjaga berat badan, ternyata tidak cukup hanya dengan berolaraga, melainkan harus menjaga pola hidup sehat. Salah satunya dengan menghindari beberapa kebiasaan buruk yang bisa mengakibatkan penimbunan lemak di perut. Seperti apa kebiasaan buruk tersebut, dilansir dari Lifespan, Kamis, 1 Mei 2014, berikut ini beberapa kebiasaan buruk yang mesti Anda hindari jika ingin memiliki perut rata.

1. Minum-minuman bersoda
Jika tidak bisa melewatkan hari tanpa mengkonsumsi minuman bersoda, Anda bisa dikatakan tidak menyayangi tubuh sendiri. Menurut penelitian, meminum sekaleng soda setiap hari bisa menyebabkan lingkar pinggang Anda meningkat lima kali lebih cepat dibanding orang yang tidak mengkonsumsi soda. Sebab, soda memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga memicu keinginan Anda untuk makan lebih banyak.

2. Makan dengan piring besar
Baik makan prasmanan atau makan biasa di rumah Anda harus memperhatikan ukuran piring yang digunakan. Sebuah survei yang dilakukan di antara penderita obesitas menemukan bahwa mereka lebih memilih piring yang lebih besar. Piring besar memungkinkan Anda mengambil makanan lebih banyak. Efeknya, Anda mengkonsumsi makanan lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh.

Tips Membersihkan Ginjal Secara Alami dan Mengobati Hipertensi Secara Alami dengan Daun Seledri


BERSIHKAN Ginjal Anda Kurang Dari $ 1,00. Ber-tahun-tahun Ginjal kita menyaring darah dengan membuang: Garam, Racun dan yang tidak diinginkan memasuki tubuh kita. Seiring berjalannya waktu, terjadi akumulasi garam dan memerlukan perawatan pembersihan. Bagaimana kita akan melakukan CUCI GINJAL ini?

• Sangat mudah, pertama-tama ambil seikat Seledri.
• Cucilah sampai bersih, kemudian dipotong kecil-kecil dan masukkan ke dalam panci.
• Lalu tuangkan air bersih dan didihkan selama sepuluh menit dan biarkan dingin.
• Kemudian saring dan tuangkan dalam botol yang bersih dan simpan di dalam kulkas hingga dingin.
• Minum satu gelas setiap hari dan Anda akan melihat semua akumulasi garam dan racun lain yang keluar dari ginjal Anda sewaktu buang air kecil. Anda juga akan melihat perbedaan yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya.

Menanti Bayi

Sabtu 20 Zulkaedah 1433 / 6 October 2012 13:22




MENANTI  kelahiran bayi kadang seperti menunggu hujan. Harap dan cemas menyatu. Berkali-kali datang awan mendung, tapi yang dinanti tak kunjung datang. Bedanya dengan hujan, kelahiran kadang datang tanpa menunggu mendung.
Tak ada peristiwa yang mampu menyentak urat bahagia pasangan suami isteri selain datangnya tanda kelahiran. Terlebih buat kelahiran bayi pertama. Tanda-tanda menjadi begitu berarti. Bahkan sakral.
Mulai dari telat haid, suami isteri seperti dibuai pesona bahagia. Angan-angan melayang jauh. Cita-cita pun tergantung di banyak titik. Seperti apa bahagianya bertemu dengan buah hati tercinta.
Begitu pun ketika tes kehamilan menunjuk tanda positif. Kebahagiaan makin menjadi. Walau mesti menempuh jalan ngidam yang lumayan susah, calon ibu tetap menebar senyum bahagia. Walau harus kerja rangkap sebagai pengurus rumah, calon ayah akan tetap bersemangat.
Hari berganti minggu, minggu pun melewati bulan. Dan, kehamilan tinggal menunggu hari. Anehnya, justru di penantian yang tak lama lagi itulah, harap terkalahkan cemas. Bahagia berganti gelisah. Setidaknya, suasana rasa itulah yang kini dialami Pak Gono.
Enam tahun sudah bahtera rumah tangga Pak Gono melaju. Sungguh waktu yang tergolong lama buat penantian sang buah hati. Tapi kini, penantian tinggal menunggu saat-saat terakhir. Beberapa hari lagi, isterinya akan melahirkan anak pertama. Setidaknya, perkiraan itulah yang terucap dari seorang bidan. “Tinggal nunggu hari, Pak. Sebaiknya dijaga dua puluh empat jam!” ucap sang bidan beberapa hari lalu.
Kini, Pak Gono benar-benar sibuk. Bukan sibuk mengurus pekerjaan. Bukan pula mengurus rumah. Sibuknya sama sekali tak terlihat. Hati dan pikirannyalah yang saat ini terus bekerja menampung harap dan cemas. Bagaimana proses melahirkan isterinya. Normalkah? Seperti apa bayinya kelak. Sehatkah, atau? Silih berganti, keduanya menguras konsentrasi Pak Gono.

Bahaya Pendidikan Instan

Senin 19 Rejab 1435 / 19 Mei 2014 21:00
ANDA pasti tahu mi instan kan? Mi instan seringkali menjadi makanan favorit anak-anak kost. Sudah bukan rahasia lagi dampak dari makanan instan ini. Sekarang sudah bermunculan bumbu-bumbu instan, bubur instan dan sebagainya. Di satu sisi sangat menguntungkan bagi mereka yang tidak memiliki waktu banyak. Akan tetapi bayangkan dampaknya di masa depan.
Berbicara soal instan, ternyata pendidikan kita pun sudah mulai menganut cara “instan”. Sama seperti halnya makanan instan dimana waktu penyajiannya tidak lama. Maka pendidikan instan pun demikian.
Pendidikan instan memaksa peserta didik untuk bisa menguasai berbagai kemampuan dengan cara penyampaian yang tidak sesuai usia nya. Sebagai contoh sekolah yang mengajarkan membaca dan menulis pada sekolah usia dini. Saat ini banyak sekolah usia dini yang mengajarkan membaca dan menulis dengan cara yang tidak disesuaikan dengan perkembangan usianya.

Pentingkah Kita Belajar Sejarah Nabi ?

Rabu 14 Safar 1435 / 18 December 2013 20:10
Oleh : R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA
“SEBENARNYA, pelajaran agama di sekolah itu cukup satu mata pelajaran saja yaitu, Sirah Nabi.” Demikian statetemen seorang guru besar pendidikan Islam yang masih terekam dalam ingatan penulis saat dulu menempuh pendidikan pasca sarjana. Tentu statemen sang profesor menuai kontroversi dari sejumlah teman yang mengikuti perkuliahan. Bagaimana dengan pelajaran tauhid, fiqih, akhlak dan yang lainnya?
Statemen kontroversial di atas sebenarnya bukan dalam konteks pengabaian atau penolakan terhadap mata pelajaran lain dalam mengkaji ilmu-ilmu keislaman. Sebaliknya, statemen itu justru tentang pentingnya mempelajari sejarah Nabi Muhammad saw. Sejarah Nabi saw atau lebih dikenal sirah nabawiyah sejatinya memang merangkum keseluruhan ajaran Islam, sebab diri Nabi adalah manifestasi atau perwujudan dari Islam itu sendiri. Jadi dengan mempelajari sejarah Nabi, sejatinya kita sedang mempelajari Islam.
Ini pulalah argumen pertama yang dibangun Muhamad bin Muhamad Al-Awaji ketika memaparkan urgensi mengkaji sejarah hidup Muhammad saw. Dalam Ahamiyyah Dirasah As-Sirah An-Nabawiyah wa Al-Inayah biha fi Hayaat Al-Muslimin, Al-Awajymenegaskan bahwa Sirah Nabawiyyah adalah sumber yang mutlak dikaji oleh siapa pun yang ingin menguasai ilmu-ilmu syariat.
Mempelajari sejarah Nabi Muhammad saw juga menjadi sangat penting dalam membangun pondasi keimanan yang kokoh. Dari kajian terhadap sejarah hidup dan perjalanan dakwah Nabi Muhammad saw, setiap muslim akan mengetahui bahwa aspek akidah dan tauihid adalah prioritas pertama dari dakwah Nabi saw. Tentu saja dakwah Nabi bukan hanya urusan tauhid, tetapi tauhid menjadi pilar semua elemen kehidupan masyarakat yang dibangun oleh Nabi saw. Dari sudut pandang ini, dapat disimpulkan bahwa mempelajari sejarah hidup Nabi saw adalah salah satu cara yang efeketif untuk menumbuhkan dan memperkuat keimanan dan komitmen keislaman.
Selain karena menunjang penguasaan terhadap ilmu-ilmu keislaman dan penguatan keimanan, mempelajari sejarah Nabi saw juga penting sebab berkaitan dengan bagaimana seseorang menyampaikan dan mengajarkan Islam kepada orang lain. Perjalanan hidup Nabi saw adalah gambar paling akurat dan rujukan paling tepat bagaimana Islam diajarkan dan disebarluaskan. Bagi para da’i, mubaligh, penceramah, dan guru, aspek ini menjadi sangat penting. Mempelajari sejarah hidup Nabi saw akan memberikan banyak pelajaran, bimbingan, dan inspirasi tentang cara mengemas Islam agar tidak sekadar bisa disampaikan, tetapi juga efektif menghasilkan perubahan.

Perilaku Murid yang Baik Terhadap Guru

Selasa 25 Syaaban 1435 / 24 Juni 2014 21:30



GURU adalah orang tua kedua, yaitu orang yang mendidik murid-muridnya untuk menjadi lebih baik sebagaimana yang diridhoi Alloh ‘azza wa jalla. Sebagaimana wajib hukumnya mematuhi kedua orang tua, maka wajib pula mematuhi perintah para guru selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan syari’at agama.
Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa, namun kita sebagi muridnya tak pernah menghargai. Setidaknya kita belajar dengan baik pun guru akan merasa senang. Perilaku murid yang baik terhadap guru yang mengajarkan ilmu agama mau pun ilmu umum yang betul ajarannya ialah :
  1. Selalu hormat padanya
    arti hormat disini, kita sebagai seorang murid hendaklah mengikuti segala perintahnya selama kita berada di sekolah.
  2.  Mengikuti kegiatan belajar dengan baik
  3. Tidak membangkang perkataannya
  4. Jangan bertanya sebelum guru kita berhenti berbicara

Berguru Mendidik Anak kepada Nabi Ibrahim

Sabtu 10 Safar 1435 / 14 December 2013 14:17



Oleh : R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA
MASIH ingat kisah Kurban Nabi Ibrahim? Kisah tersebut dipaparkan secara gamblang dalam Al-Qur’an surat Ash-Shafat ayat 99 sampai 111. Ibrahim mendapat wahyu dari Allah melalui mimpinya untuk menyembelih anak semata wayangnya. Sebagai seorang ayah tentu saja Ibrahim berat melakukan ini. Tetapi kesadarannya bahwa ini adalah wahyu Allah mengalahkan segala pertimbangan rasa dan rasio. Tidak ada pilihan bagi Ibrahim kecuali melakukan dan memberi tahu anaknya perihal itu.
Mari perhatikan dengan saksama bagaimana Ibrahim menyampaikan perintah berat ini kepada anaknya. Dalam Al-Qur’an dengan sangat disebutkan kata-kata Ibrahim kepada Ismail yang bermakna sebagai beriktut:
“Duhai, Anakku sayang! Semalam ayah bermimpi menyembelihmu. Bagaimana menurut pendapatmu?”
Untuk bisa memahami pesan dalama konteks evaluasi pendidikan karakter dari dialog Ibrahim tersebut, harus dipahami terlebih dahulu bahwa mimpi para Nabi adalah wahyu. Jadi bukan sembarang mimpi. Maka ketika Ibrahim bermimpi menyembelih Ismail itu artinya wahyu dari Allah untuk menyembelihnya. Tetapi ketika menyampaikan itu kepada Ismail, anaknya, Ibrahim tidak menggunakan kata-kata, “Nak, ayah diperintah Allah untuk menyembelihmu.” Padahal sejatinya itu adalah perintah.
Ibrahim mengomunikasikan urusan penyembelihan itu dengan kata-kata bermimpi, seakan-akan penyembelihan itu datang dari dirinya sendiri bukan sebagai sebuah perintah Allah. Mengapa? Di sinilah tersimpan pesan bagaimana seorang ayah menguji karakter anaknya.
Menurut para ahli tafsir Al-Qur’an kenamaan seperti Ar-Razi, Al-Qurthubi, Ibn Katsir, ungkapan yang sedemikian rupa itu dikarenakan Ibrahim ingin menguji setaat dan sepatuh apa Ismail kepada seorang ayah. Dalam momen yang begitu penting, genting, dan dramatikal itu, Ibrahim yang telah mendidik Ismail dengan ajaran tauhid merasa perlu menguji karakter kepatuhan dan hormat seorang anak kepada orang tua.
Cara Ibrahim mengevaluasi karakter Ismail ternyata efektif. Ismail menunjukkan karakter patuh dan hormat kepada sang Ayah dengan memberikan jawaban yang makin membuat Ibrahim sayang dan cinta kepada Ismail,

Meluruskan Kekeliruan Tentang Kebiasaan Berjuta Muslim di Indonesia Tentang Ucapan di Hari Raya 'Idul Fitri

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Semoga bermanfaat! sebuah artikel yang insya Allah meluruskan kekeliruan tentang kebiasaan berjuta muslim di indonesia tentang ucapan di hari raya 'Idul Fitri.
LEBARAN 


B U K A N Minal Aidin Wal Faizin;

Oleh Nuruddin Al-Indunisy

Sebelum membahas Kata Minal Aidzin wal faidzin, mari kita perhatikan dalil dalil terkait yg membahas tentang Ucapan Ini:

“Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied : Taqabbalallahu minnaa wa minkum “Artinya : Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah [Majmu Al-Fatawa 24/253]

Jubair bin Nufair:

“Para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)”.

Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2/446] Dalam 'Al Mahamiliyat' dengan Isnad yang Hasan

Kreasi Amplop / Envelopes Kreasi Sendiri Edisi Lebaran

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh


By : Zainul Lutfi, SEI, S.PdI

Hari raya Idul Fitri 1435 H tinggal menghitung jari saja, Insyaallah kurang 9 hari lagi kita sudah menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 2014 H. Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu Hari Raya Umat Islam sedangkan Hari Raya satunya adalah Idul Adha. Persiapan untuk berlebaran / mudik ke kampoeng halaman sudah mulai disiapkan mulai sekarang bahkan ada saudara-saudara kita mempersiapkannya sudah jauh-jauh hari yang lalu. Tak ayal lagi 10 hari menjelang Hari Raya yang lebih banyak orangnya bukan di Masjid-Masjid atau Mushola-Mushola akan tetapi lebih banyak ada di Mall-Mall, Pasar-Pasar, Plaza-Plaza ataupun bahkan Pasar Kaget juga kecipratan rizki tahunan itu. Bulan ini seakan Diskon besar-besar diberikan kepada konsumen yang berkunjung dan membeli barang kebutuhan untuk menyambut Hari Raya Idul fitri yang diberikan oleh setiap Mall-Mall ataupun di Plaza-Plaza yang ada di Kota Surabaya mungkin juga Sedunia kali ya.... ?
Tapi tidak semuanya demikian Saudaraku, banyak juga menjelang 10 hari berakhirnya bulan Ramadhan ini digunakan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT dengan cara antara lain : Memperbanyak Sedekah, memperbanyak Sholat Malam (lail), memperbanyak membaca Al Qur'an ataupun melalukan itikaf di Masjid.

Materi Rakor Peningkatan Mutu Pendataan RA/Madrasah dan Pengembangan Pengelolaan RA

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh


Berikut ini merupakan hasil Materi Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Mutu Pendataan Raudhatul Athfal (RA) / Madrasah dan Pengembangan Pengelolaan Raudhatul Athfal (RA). Adapun materinya sebagaimana tersebut dibawah ini :

Standar Dokumen Administrasi Madrasah

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Berikut ini merupakan Standar Dokumen Administrasi Madrasah yang diterbitkan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Yang digunakan untuk Pedoman bagi Madrasah untuk menjadikan Administrasi yang Lebih Baik.
Berikut ini sekilas cover buku tersebut.
Jika Antum ingin mengetahui dan mempelajarinya lebih seksama dan mendalam lagi. Silahkan

KALENDER PENDIDIKAN RA / TK, MI / SD, MTs / SMP, MA / SMA TAHUN PELAJARAN 2014 - 2015

السَّلاَÙ…ُ عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللهِ ÙˆَبَرَÙƒَاتُÙ‡ُ

DIBAWAH INI MERUPAKAN

KALENDER PENDIDIKAN RA / TK, MI / SD, MTs / SMP, MA / SMA NEGERI / SWASTA TAHUN PELAJARAN 2014 - 2015 DI LINGKUNGAN KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN PROVINSI JAWA TIMUR.




Tanamkan Nilai-Nilai Keimanan Anak Sejak Dini

Kamis 26 Rabiulakhir 1435 / 27 Februari 2014 03:00



“IMAN adalah mutiara di dalam hati manusia
yang meyakini Allah Maha Esa Maha Kuasa
Iman tak dapat diwarisi dari seorang ayah yang bertakwa
Ia tak dapat di jual beli, namun tiada jua dimiliki
jika tidak kembali pada Allah 3x”
BEGITULAH kira-kira penggalan lagu dari salah satu grup nasyid. Dari penggalan lirik tersebut bisa kita tafakuri bahwa iman memang merupakan sesuatu yang tidak dapat diwarisi dari ayah maupun ibu, tidak dapat dijual beli, dan tidak dapat dimiliki kecuali jika kita kembali pada Allah.
Sebagai orangtua yang baik, tentunya Anda harus dapat menanamkan nilai-nilai keimanan sejak dini pada buah hati anda. Jika tidak dididik sejak dini, maka kapan lagi anak Anda akan menyadari akan pentingnya iman? Toh jika Anda beriman, belum tentu anak Anda akan mewarisi keimanan Anda. Untuk itu, berikut ada beberapa tanggung jawab orang tua atas pendidikan keimanan anak.
Pertama, memulai kehidupan anak dengan mengucapkan kalimah tayyibah. Rasulullah saw bersabda: “Bacakanlah kepada anak-anak kamu kalimat pertama Laa ilaaha illallaah (tidak ada Tuhan selain Allah).” Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar kalimat tauhid adalah kalimat pertama yang didengar dan diucapkan anak.

Di Saudi Turun Salju; Tanda Jelas Akhir Zaman?

Jumat 28 Safar 1434 / 11 Januari 2013 05:32


SESUATU yang janggal terjadi Rabu (9/1/2013) di Arab Saudi. Worldbulletin menurunkan berita bahwa Tabuk—salah satu lokasi perang yang terjadi di zaman Rasulullah—diguyur salju yang sangat lebat, setelah beberapa jam lamanya dihantam badai yang sangat dahsyat.
Seperti diketahui, Arab Saudi merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas. Matahari bersinar sepanjang hari. Turunnya salju menjadi suatu fenomena alam yang langka.
Penduduk Tabuk dan juga orang-orang yang datang dari daerah lain menikmati hujan salju yang jarang terjadi itu. Jalan-jalan terutama yang menuju Gunung Alluz dipenuhi oleh kendaraan bermotor.
Para petugas keamanan, pengatur lalulintas, serta pertugas kesehatan diterjunkan ke berbagai tempat berbeda guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur lalulintas jalan raya Tabuk Brig. Muhammad bin Ali An-Najjar memperingatkan para pelancong agar berhati-hati saat berkendara di atas jalan yang terjal dan licin di daerah pegunungan. Dia juga meminta mereka agar mematuhi batas kecepatan dan menghubungi petugas jika memerlukan bantuan atau informasi.
Jurubicara dari Kantor Pertahanan Sipil di Tabuk Brig. Mamduh al-Enizi menasehati agar pelancong menjauhi lembah dan jalur banjir, tidak naik ke tempat tinggi dan tempat-tempat yang ditutupi salju.
Departemen Kesehatan di Tabuk menerjunkan kendaraan-kendaraan ambulan yang berperalatan lengkap di daerah-daerah tersebut.

RENUNGAN MENJELANG TIDUR



Seberapa jauh kita melangkah, akan sampai pada suatu tujuan
Seberapa kuat diri kita, akan sampai pada suatu kelemahan
Seberapa pintarnya diri kita, akan sampai pada suatu kebodohan
Seberapa banyak gelar kita, akan sampai pada suatu gelar almarhum/ah
Seberapa tinggi jabatan kita, akan sampai pada suatu purna jabatan
Seberapa kuat hafalan kita, akan sampai pada suatu saat kepikunan
Seberapa gagah diri kita, akan sampai pada suatu saat keloyohan
Seberapa banyak penggemar kita, akan sampai pada suatu kebosanan

Apalagi yang harus kita banggakan di dunia fana ini ?
Apalagi yang harus kita sombongkan di dunia fana ini ?
Apalagi yang harus kita pertahankan di dunia fana ini ?

SELAIN KITA PERSIAPKAN BEKAL MENUJU ALAM YANG ABADI DAN HAKIKI .....

Mengapa Anak Kita Gagal Belajar ?

Oleh : R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA
KATA kunci dari belajar dan mengajar adalah perubahan. Ya, perubahanlah yang menjadi ukuran apakah seorang anak sudah belajar dan seorang guru atau guru sudah mengajar. Maka setiap langkah guru menuju sekolah, menuju kelas, adalah langkah perubahan.

Setiap goresan tinta guru dalam merencanakan pembelajaran adalah goresan perubahan. Setiap kelas yang guru masuki, adalah medan perubahan. Demikian seharusnya. Setiap anak yang kita jumpai adalah jawaban benarkah guru dan orang tua sudah membuat mereka berubah?

Pada faktanya, melakukan perubahan tidak semudah membalikan tangan, tidak semudah sulap yang cukup dengan berucap sim salabin abrakadabra. Dengan kata lain, acapkali kita menemukan anak yang gagal dalam belajar alias tidak menunjukkan perubahan. Mengapa? Tentang inilah saya ingin berbagi melalui tulisan ini. Saya akan merujuk pemikiran Burhanuddin Az-Zarnujy, seorang ulama besar abad 7 Hijriyah yang pakar pendidikan akhlak dan psikologi belajar Islam.

Makna Gagal Belajar

Setiap Seratus Tahun, Allah Mengutus Seorang Pembaharu dalam Perkara Agama

 
ABDULLAH bin al Mubarak dan para Imam dari para ahli hadits, sebagaimana juga diriwayatkan oleh Abu Dawud, bahwa Sulaiman bin Dawud an Nahri meriwayatkan kepada kami dari Ibnu Wahab, dari Sa’id bin Abu Ayub, dari Syurahail bin Yazid al Maghazi dari Abu Alqamah, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, dimana beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah akan mengutus untuk umat ini di dalam setiap penghujung seratus tahun seorang pembaharu dalam perkara agama-Nya.”
Abu Dawud hanya sendiri dalam meriwayatkan redaksi hadits ini. Kemudian ia mengatakan, diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Syuraih dan tidak diperiksa pada Syurahail, dimana berarti riwayatnya menjadi mauquf padanya.

Konspirasi di Balik Tragedi Karbala dan Terbunuhnya Husain

 
Al-Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu, atau yang dikenal sebagai Husain Radhiyallahu ‘anhu, adalah cucu Rosululloh Shallalahu alaihi wa sallam, buah hati dan kecintaannya di dunia. Ia adalah saudara Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu, penghulu pemuda penduduk surga. Kedudukan tinggi tersebut tidak ia peroleh, kecuali ia lakoni dengan ujian dan cobaan, dan sungguh Husain Radhiyallahu ‘anhu telah berhasil melewati ujian tersebut secara penuh dengan kesabaran dan keteguhan (tsabat) yang sempurna hingga menemui Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Rosululloh Shallalahu alaihi wa sallam pernah bersabda kepada Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, “Sesungguhnya ini adalah malaikat yang belum pernah turun ke bumi sebelum ini, ia meminta izin kepada Robbnya untuk mengucapkan salam kepadaku dan menyampaikan kabar gembira bahwa Fathimah adalah penghulu kaum wanita penghuni surga dan bahwasanya Hasan serta Husain adalah penghulu para pemuda penghuni surga.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh al-Albani).
Husain Radhiyallahu ‘anhu dan Kronologis Syahidnya
Setelah kekhilafahan dilimpahkan kaum Muslimin kepada Hasan bin ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu, kemudian ia turun (lengser) darinya untuk diberikan kepada Mu’awiyah Radhiyallahu ‘anhu untuk memelihara darah kaum Muslimin, dengan syarat selanjutnya Mu’awiyah sendiri yang akan menyerahkan kembali kekhilafahan kepada Hasan Radhiyallahu ‘anhu. Akan tetapi Hasan meninggal dunia sebelum Mu’awiyah meninggal. Maka ketika itu Mu’awiyah memberikan kekhilafahan kepada anaknya, Yazid. Tatkala Mu’awiyah meninggal, maka Yazid memegang perintah, dan Husain enggan memba’iatnya, lalu ia keluar dari Madinah menuju ke Mekkah dan menetap di sana.

Nama Suami Tidak Boleh Disematkan Pada Nama Istri?

 
BANYAK wanita muslimah setelah menikah, lalu menisbatkan namanya dengan nama suaminya. Misalkan: Maryani menikah dengan Amiruddin, kemudian sang istri memakai nama suaminya sehingga namanya menjadi Maryani Amiruddin.
Bagaimana hukum Islam mengenai perihal penamaan ini?
Dalam ajaran Islam, hukum penamaan adalah hal yang penting. Setiap pria ataupun perempuan hanya diperbolehkan menambahkan “nama ayahnya” saja di belakang nama dirinya dan mengharamkan menambahkan nama lelaki lain selain ayahnya di belakang namanya.
Meskipun nama tersebut adalah nama suaminya. Karena dalam Islam, nama lelaki di belakang nama seseorang berarti keturunan atau anak dari lelaki tersebut.

Kisi-kisi soal Ujian Nasional Tahun 2014

Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2013 - 2014, panitia Pelaksana Ujian Nasional (UN) Tingkat Pusat yang terdiri dari Badan Standar Nasional Pendidikan, Unsur Kemdikbud, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Konsulat Jenderal, Kementerian Luar Negeri dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri menetapkan bahwa bahan ujian nasional 2014 yang berupa kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2012/2013 diberlakukan / ditetapkan kembali dalam Peraturan BSNP Nomor 0019/P/BSNP/XI/2012 sebagai kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2013/2014.
Dibawah ini merupakan kisi-kisi soal Ujian Nasional (UN) Tahun 2014 selengkapnya, antara lain mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) dan Paket A, B dan C.

Silahkan Unduh Kisi-kisi UN Tahun Pelajaran 2013-2014

Dr Maurice Bucaille Masuk Islam Setelah Teliti Mayat Firaun


Sabtu 16 Rabiulawal 1435 / 18 Januari 2014 09:00



PADA tahun 1974, Dr Maurice Bucaille mengunjungi Mesir atas undangan Presiden Anwar Sadat. Ia mendapat kesempatan meneliti Mumi Firaun yang ada di museum Kairo di pertengahan tahun 1975, setelah sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir dan disetujui. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, memelajari, dan menganalisis mumi Firaun.
Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun dengan pesta yang sangat meriah.
Dalam penelitiannya itu, Bucaille memperoleh sesuatu yang sangat mengejutkan: Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi. Bucaille jadi berpikir, bahwa ini adalah bukti bahwa sang mumi memang mati karena tenggelam. Jasadnya segera dikeluarkan dari laut dan kemudian dibalsem untuk segera dijadikan mumi agar awet.
Penelitian selesai. Namun tidak dengan pikiran sang profesor yang terus memikirkan jasad tersebut. Bagaimana jasad tersebut bisa lebih baik dari jasad-jasad yang lain, padahal dia dikeluarkan dari laut?
Terkait dengan laporan akhir yang disusunnya, salah seorang di antara rekannya membisikkan sesuatu di telinganya seraya berkata: “Jangan tergesa-gesa karena sesungguhnya kaum Muslimin telah berbicara tentang tenggelamnya mumi ini.”

Malaikat Maut Yang Selalu Mengintai

Selasa 13 Syaaban 1433 / 3 Juli 2012 14:36

SEBUAH hadist Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Abbas Radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :
“Bahwa malaikat maut memperhatikan wajah setiap manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari”.
Ketika Izrail datang memperlihatkan wajah manusia di dapati ada yang sedang tertawa-tawa..
Maka berkatalah Izrail:”Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah ta’ala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bersenang-senang bergelak tawa”.
Manusia tidak akan sadar bahwa dirinya selalu diperhatikan oleh malaikat maut, kecuali orang-orang shalih yang senantiasa ingat akan kematian.